Kompenen – kompenen Kurikulum 2013
Kurikulum
2013 memiliki 4 (empat) komponen utama, yaitu : (1) tujuan; (2)
materi/isi; (3) Metode/strategipembelajaran; dan (4) evaluasi. Keempat komponen
tersebut memiliki keterkaitan yang erat dan tidak bisa dipisahkan.
1. Tujuan
Kurikulum
2013 bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan
hidup sebagai pribadi dan warga Negara yang beriman, produktif, kreatif,
inovatif, dan efektif serta mampu berkonstribusi pada kehidupan masyarakat, berbangsa,
bernegara, dan peradaban dunia. Tujuan pendidikan dapat diklasifikasikan
menjadi 4 yaitu :
1.
Tujuan
Pendidikan Nasional
Dalam
perspektif pendidikan nasional, tujuan pendidikan nasional dapat dilihat secara
jelas dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional, bahwa “ Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan
membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik
agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga
negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.
2.
Tujuan
Institusional
Tujuan
Institusional adalah tujuan yang harus dicapai oleh setiap lembaga pendidikan,
sebagai kualifikasi yang harus dimiliki oleh setiap siswa setelah menempuh atau
menyelesaikan program di lembaga pendidikan tertentu. Tujuan institusional juga
merupakan cerminan dari standar kompetensi lulusan yang diharapkan dari setiap
tingkat satuan pendidikan. Standar kompetensi lulusan terbagi menjadi tiga
domain, yakni domain kognitif (pengetahuan), afektif (sikap), dan psikomotor
(keterampilan).
3.
Tujuan
Kurikuler
Tujuan
kurikuler adalah tujuan yang harus dicapai oleh setiap bidang studi atau mata
pelajaran, sebagai kualifikasi yang harus dimiliki siswa setelah menyelesaikan
bidang studi tertentu di lembaga pendidikan.
4.
Tujuan
Instruksional atau Tujuan Pembelajaran
Kemampuan
yang harus dimiliki siswa setelah mempelajari materitertentu dalma bidang studi
tertentu dalam satu kali pertemuan.
2. Komponen Isi
Isi
program kurikulum adalah segala sesuatu yang diberikan kepada anak didik dalam
kegiatan belajar mengajar dalam rangka mencapai tujuan. Isi kurikulum meliputi
jenis-jenis bidang studi yang diajarkan dan isi program masing-masing bidang
studi tersebut.Bidang-bidang studi tersebut disesuaikan dengan jenis, jenjang
maupun jalur pendidikan yang ada. Kriteria yang dapat membantu pada perancangan
kurikulum dalam menentukan isi kurikulum. Kriteria itu natara lain:
1. Isi kurikulum harus sesuai, tepat dan bermakna bagi perkembangan siswa.
2. Isi kurikulum harus mencerminkan kenyataan sosial.
3. Isi kurikulum harus mengandung pengetahuan ilmiah yang tahan uji.
4. Isi kurikulum mengandung bahan pelajaran yang jelas.
5. Isi kurikulum dapat menunjanga tercapainya tujuan pendidikan.
Kurikulm SD
KomponenRancangan: 1. Berbasis tematik-integratif sampai kelas VI.
2. Menggunakan kompetensi lulusan untuk merumuskan kompetensi inti pada tiap kelas.
3. Menggunakan pendekatan sains dalam proses pembelajaran (mengamati, bertanya, mencoba, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, mencipta) semua mata pelajaran.
4. Menggunakan IPA dan IPS sebagai materi pembahasan pada semua mata pelajaran.
5. Meminimumkan jumlah mata pelajaran dengan hasil dari 10 dapat dikurangai menjadi 6 melalui pengintegrasian beberapa mata pelajaran:
-
IPA
menjadi materi pembahasan pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dll;
-
IPS
menjadi materi pembahasan pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, dll;
- Muatan lokal menjadi materi pembahasan Seni
Budaya dan Prakarya serta Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan;
-
Mata
pelajaran Pengembangan Diri diintegrasikan ke semua mata pelajaran.
6. Menempatkan IPA dan IPS
pada posisi sewajarnya bagi anak SD, yaitu bukan sebagai
disiplin ilmu melainkan sebagai sumber kompetensi untuk membentuk sikap
ilmuwan dan kepedulian dalam berinteraksi sosial dan dengan alam secara
bertanggung jawab7. Perbedaan antara IPA/IPS dipisah atau diintegrasikan hanyalah pada apakah buku teksnya terpisah atau jadi satu. Tetapi bila dipisah dapat berakibat beratnya beban guru, kesulitan bagi bahasa Indonesia untuk mencari materi pembahasan yang kontekstual, berjalan sendiri melampaui kemampuan
8. Menambah 4 jam pelajaran per minggu akibat perubahan proses pembelajaran dan penilaian
3.
Komponen
Metode atau Strategi
Komponen metode itu meliputi rencana, metode, dan perangkat
yang direncanakan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam kurikulum 2013 ini,
para tenaga pendidik memiliki ruang untuk mengembangkan meode pembelajaran yang
kreaif dan iniatif dalam menyampaikan mata pelajaran yang memungkinkan
siswa untuk dapat melaksanakan proses belajarnya secara aktif, kreatif dan
menyenangkan, dengan efektivitas yang tinggi. Pemilihan atau pembuatan metode
atau strategi dalam menjalankan kurikulum yang telah dibuat haruslah sesuai
dengan materi yang akan diberikan dan tujuan yang ingin dicapai.
4.
Komponen
Evaluasi
Penilaian (Evaluasi) kurikulum meliputi semua aspek batas
belajar. Menurut Schwartz dan kawan – kawannya, penilaian adalah suatu program
untuk memberikan pendapat dan penentuan arti atau faedah suatu pengalaman. Syarat
– syarat umum evaluasi adalah penilaian yang harus dilaksanakan harus memenuhi
persyaratan atau kriteria sebagai berikut :
- Memiliki validitas, artinya evaluasi harus benar – benar mengukur apa yang hendak diukur.
- Mempunyai realibiltas, menunjukkan ketetapan hasilnya. Dengan kata lain, orang yang akan dites itu akan mendapat skor yang sama bila dites kembali dengan alat uji yang sama
- Efisiensi, suatu alat evaluasi sedapat mungkin dipergunkan tanpa membuang waktu dan uang banyak.
- Kegunaaan/kepraktisan, alat evaluasi harus berguna. Yaitu untuk memperoleh keterangan tentang siswa.
Evaluasi hasil belajar adalah keseluruhan kegiatan
pengukuran dan pengumpulan data dan informasi, pengolahan, penafsiran, dan
pertimbangan untuk membuat keputusan tentang tingkat hasil belajar yang akan
dicapai oleh siswa setelah melakukan kegiatan belajar dalam upaya mencapai
tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Hasil belajar menunjuk pada prestasi
belajar, sedangkan prestasi belajar itu merupakan indicator adanya dan derajat
perubahan tingkah laku siswa. Komponen evaluasi untuk melihat efektifitas
pencapaian tujuan. Evaluasi sebagai alat untuk melihat keberhasilan dapat
dikelompokkan dalam dua jenis yaitu tes
dan nontes.
A.
Tes
Tes harus memiliki dua kriteria, yaitu kriteria validitas
dan reabilitas. Jenis – jenis tes terdiri atas tes hasil belajar yang dapat
dibedakan atas beberapa jenis. Berdasakan jumlah peserta, tes hasil belajar
dapat dibedakan menjadi tes kelompok dan tes individu. Dilihat dari cara
penyusunannya, tes juga dapat dibedakan menjadi tes buatan guru dan tes
standar.
B.
Nontes
Nontes adalah alat evaluasi yang digunkan untuk menilai
aspek tingkah laku temasuk sikap, minat dan motivasi. Ada bebrapa jenis nontes
sebagai alat evaluasi, di antaranya wawancara observasi, studi kasus, skala
penilaian.
DAFTAR
PUSTAKA
komponen merupakan bagian yg integral dn fungsional yg tidak terpisahkan dari suatu sistem kurikulum. karena komponen itu sendiri mmpunyai peranan yg sangat penting dlam pembentukan sistem kurikulum.. pada dasarnya kurikulum memang benar sebagai pedoman dan acuan bagi kita tenaga pendidik, tetapi tetap tergantung kepada pelaksanaan kurikulum yg trjadi di lapangan dan kurikulum harus senantiasa di kembangkan dan di sempurnakan agar sesuai dengan laju perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi...
BalasHapusKurikulum terdiri dari komponen-komponen yang membentuknya, dan antara komponen yang satu dengan yang lain saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Komponen kurikulum terdiri dari: Tujuan Kurikulum, Materi Kurikulum, Metode Kurikulum, dan Evaluasi Kurikulum. Sebagai mana tiap komponen memiliki peran-peran yang sangat menentukan agar tercipta kurikulum yang dapat berfungsi secara optimal.
BalasHapusKurikulum terdiri dari komponen-komponen yang membentuknya, dan antara komponen yang satu dengan yang lain saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Komponen kurikulum terdiri dari: Tujuan Kurikulum, Materi Kurikulum, Metode Kurikulum, dan Evaluasi Kurikulum. Sebagai mana tiap komponen memiliki peran-peran yang sangat menentukan agar tercipta kurikulum yang dapat berfungsi secara optimal.
BalasHapusApabila kurikulum yg dkembangkn mnggunakan filsafat progresivisme sbg pijakan utamanya,mka tujuan pndidikn lebih diarahkn pd proses pngembangn dan aktualisasi diri pserta didik dan lebih berorientasi pd upaya pengembngan aspek apektif
BalasHapusPenilaian yang dilakukan oleh pendidik dilaksanakan secara kontinue yang dimaksudkan untuk memantau proses, kemajuan dan hasil belajar siswa
BalasHapusdari berbagai macam komponen dalam kurikulum, munurut mbak dian yang mana yang paling menentukan keberhasilan belajar?
BalasHapussetiap guru perlu memahami secara baik peran dan fungsi metode dan strategi dalam pelaksanaan proses pembelajaran.
BalasHapusDalam kegiatan belajar mengajar, guru tidak harus terpaku dengan menggunakan satu metode, tetapi guru sebaiknya menggunakan metode yang bervariasi agar jalannya pengajaran tidak membosankan, tetapi menarik perhatian anak didik.
setiap guru perlu memahami secara baik peran dan fungsi metode dan strategi dalam pelaksanaan proses pembelajaran.
BalasHapusDalam kegiatan belajar mengajar, guru tidak harus terpaku dengan menggunakan satu metode, tetapi guru sebaiknya menggunakan metode yang bervariasi agar jalannya pengajaran tidak membosankan, tetapi menarik perhatian anak didik.
Apakah ada kurikulum yg tidak kengikuti komponen diatas? Lalu bagaimana car kengatasinya
BalasHapusApakah ada kurikulum yg tidak kengikuti komponen diatas? Lalu bagaimana car kengatasinya
BalasHapusEvaluasi merupakan bagian akhir dalam komponen kurikulum dimana kita dapat melihat apakah suatu pembelajaran sudah mencapai hasil yang baik atau belum.
BalasHapusKomponen yang tertuang dalam perubahan kurikulum semuanya demi kesempurnaan
BalasHapusIya..komponen kurikulum sangat penting untuk pembelajaran di sekolah
BalasHapusIsi kurikulum harus mengandung pengetahuan ilmiah yang tahan uji. 😊
BalasHapus