Langsung ke konten utama

Implementasi Kurikulum 2013



Implementasi Kurikulum 2013

            Dalam kurikulum 2013, guru dituntut untuk secara profesional merancang pembelajaran afektif dan bermakna, mengorganisasikan pembelajaran, memilih pendekatan pembelajaran yang tepat, menentukan prosedur pembelajaran dan pembentukan kompetensi secara efektif, serta menetapkan kriteria keberhasilan. Berkaitan dengan hal tersebut akan dijelaskan lebih lanjut sebagai berikut:
1.  Merancang pembelajaran secara efektif dan bermakna
2.  Mengorganisasikan pembelajaran.
3.  Memilih dan menentukan pendekatan pembelajaran.
4. Melaksanakan pembelajaran, pembentukan kompetensi, dan karakter.

Sekolah tempat saya mengajar sudah menggunakan Kurikulum 2013, mau tidak mau suka atau tidak suka, saya dan teman-teman guru lainnya meaksanakan pembelajaran dengan kurikulum 2013.  Pelatihan demi pelatihan dilaksanakan, dari insttuktur satu, instruktur kedua dan ketiga yang menjelasakan tentang kurikulum 2013 hampir penjelasannya berbeda-beda sehinga sempat membuat saya bimgung, mana sebetulnya yang ingn kami jalani.

Secara umum, pengetahuan saya tentang kurikulum 2013 hanyalah perbedaan dalam hal pendekatan Scientific dan penilaian Autentic.  Dalam kurikulum 2013, pembelajaran scientific dikenal adanya kegiatan mengamati, menanya, menalar, mengasosiasi dan menkomunikasikan (membangun jejaring sosial), kesimpulannya bahwa dalam pembelajaran kurikulum 2013 ini guru tidak langsung menjelaskan materi pelajaran kepada siswa tetapi memancing siswa untuk menggali dengan cara mengamati dan siswa disuruh membaca terlebih dahulum bahan materi yang dipelajari,  guru menanyakan point-point materi yang ingin dibahas, siswa dibagi beberapa kelompok diskusi atau disuruh menggali materi bersama-sama teman, tukar pikiran dan siswa mempersentasikan materi tersebut ke depan kelas, guru meluruskan jawaban dan mulai membuat penjelasan singkat dan menyimpulkan hasil diskus siswa yang mempersentasikan tersebut, kemudian guru dan siswa menugaskan siswa membentuk jejaring sosial sehingga pembelajaran kelihatan aktif dan guru tidak terlalu capek karena hanya sekedar menyimpulkan dan tanya jawab kepada siswa.

Namun demikian saya memiliki kendala dalam melakukan penilaian Autentic katena dalam kurikulum 2013 ini saya menyimpulkan bahwa penilain sikap itu adalah yang pertama dan utama, baru disusul dengan penilai ketrampilan dan pengetahuan, terbalik dengan kurikulum 2006 yang mengutamakan kognitif.  Dalam hal ini tugas guru agak sedikit berat dan perlu ketelitian dalam mengenal siswa satu pesatu, tidak bisa secara clasical.  Banyak hal yang membuat kita mengalami hambatan yaitu aspek-aspek penilaian sikap itu memiliki beberapa unsur misalnya, nilai kedisiplinan, kerjasama dan sikap menghargai pendapat orang lain dll.  Selain itu dalam hal ketrampilan juga, guru harus melakukan penilainan observasi dan portopolio kegiatan dan aspek pengetahuan penilainnya dilakukan dengan mengerti, memahami dan mampu mempresentasikan, ada nilai persentasi dan penilain tugas-tugas. Penilaian ini akan mengakibatkan penilaian sikap yang rekayasa, siswa yang baik dan siswa yang buruk saja yang menjadi patokan perbedaan nilai, sementara nilai yang lainnya standar umum saja.
Berdasarkan cerita di atas, guru masih mengalami kesulitan dalam pemberian nilai kepada peserta didik.
 
                      



Komentar

  1. Jika ibu dian bingung untuk penilaiab sikap,ada tips yg mungkin bisa ibu gunakan,sikap dibagi dua:religius dan sosial,dlm penilaiannya buk dian bisa membuat semacam jurnal harian,smua anak dianggap sama baiknya,hanya saja ketika dlm pelaksanaannya apabila ada anak yg menonjol dan anak yg perlu perhatian,maka itu saja yg dicatat dlm jurnal,sebagai acuan penilaian sikap

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima Kasih ibu atas sarannya sangat bermanfaat

      Hapus
  2. bagaimana cara ibu utk kendala dari proses K13 ditiap sekolah ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau kendala masalah buku sekolah kami memfotokopikan buku dari pemerintah tapi tidak semua hanya sebagian dan menggunakan buku dari penerbit lain sebagai panduan

      Hapus
  3. Penilaian autentik bertujuan untuk mengukur berbagai keterampilan dalam berbagai konteks yang mencerminkan situasi di dunia nyata, Penilaian autentik dalam implementasi kurikulum 2013 mengacu kepada penilaian kompetensi sikap melalui observasi, penilaian diri, penilaian “teman sejawat” oleh peserta didik dan jurnal, pengetahuan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan, keterampilan melalui penilaian kinerja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima Kasih ibu atas penjelasannya sangat bermanfaat

      Hapus
  4. Dalam hal ini kurikulum dibuat sdh bagus hanya saja kita sebagai pendidik belum taub strategi dan taktik dalam menggunakan k13 dan juga oengetahuqn lebihvditingkatkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali ibu kurikulum 2013 sudah bagus diterapkan kita sebagai guru belum terbiasa saja dengan kurikulum yang baru ini dan pemerintah di harapkan dapat memberikan pelatihan kepada guru secara berkelanjutan sehingga guru dapat memahami pembelajaran kurikulum 2013

      Hapus
  5. Sebagai guru Bagaimana cara sebaiknya agar guru tidak mengalami kesulitan dalam pemberian nilai kepada peserta didik tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya akan membuat jurnal penilaian untuk setiap anak

      Hapus
  6. Agar penilaian sikap dapat terlaksana dengan otentic kita harus mengikuti perkembangan sikap siswa dengan mencatat setiap sikap yang ditampilkan dalam pembelajaran maupun di luar pembelajaran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima Kasih pak atas sarannya sangat bermanfaat

      Hapus
  7. Penilaian aspek sikap tidak dapat dilihat dari angka-angka yang tertera d pada laporan perkembangan belajar siswa,tetapi di lakukan melalui proses pengamatan atau observasi selama proses pembelajaran berlangsung,dan hal itu harus dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar ibu penilaian sikap tidak dalam bentuk angka - angka. Terima Kasih ibu atas penjelasannya

      Hapus
  8. Penilaian Autentik harus mampu menggambarkan sikap, keterampilan, dan pengetahuan apa yang sudah atau belum dimiliki oleh peserta didik, bagaimana mereka menerapkan pengetahuannya, dalam hal apa mereka sudah atau belum mampu menerapkan perolehan belajar, dan sebagainya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima Kasih ibu penjelasannya sangat bermanfaat

      Hapus
  9. Penilaian sikap harus dilaksanakan secara berkesinambungan selama proses pembelajaran berlangsung yg dilakukan dengan observasi

    BalasHapus
  10. Penilaian kompetensi sikap dalam pembelajaran merupakan serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengukur sikap peserta didik sebagai hasil dari suatu program pembelajaran. Penilaian sikap juga merupakan aplikasi suatu standar atau sistem pengambilan keputusan terhadap sikap.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar bu, penilaian sikap harus dilaksanakan setiap hari dalam bentuk jurnal

      Hapus
  11. Penilaian kompetensi sikap dalam pembelajaran merupakan serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengukur sikap peserta didik sebagai hasil dari suatu program pembelajaran. Penilaian sikap juga merupakan aplikasi suatu standar atau sistem pengambilan keputusan terhadap sikap.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar bu, penilaian sikap harus dilaksanakan setiap hari dalam bentuk jurnal

      Hapus
  12. Kurikulum 2013 ini menuntut guru untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif. Artinya, guru harus menjadi manusia pembelajar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Guru harus memiliki strategi agar kegiatan pembelajara menjadi lebih menyenangkan

      Hapus
  13. Untuk penilaian sikap kita catat setiap kita melaksanakan pembelajaran, kemudian bisa kita tambahkan penilaian sikap, dr guru yg lain...trimk...komentarnya...waslm...

    BalasHapus
  14. Kurikulum 2013, menuntut guru untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif. Artinya, guru harus menjadi manusia pembelajar. Permasalahannya, masih banyak guru yang belum mau menjadi manusia pembelajar. Padahal, seorang guru dituntut untuk terus menambah pengetahuan dan memperluas wawasannya, terlebih setelah diberlakukannya kurikulum 2013.

    BalasHapus
  15. Benar pak, Menurut bapak apa yang menyebabkan guru belum mau menjadi manusia pembelajar?

    BalasHapus
  16. Nah, dalam pembelajaran kurikulum 2013 ini guru tidak langsung menjelaskan materi pelajaran kepada siswa tetapi memancing siswa untuk menggali dengan cara mengamati dan siswa disuruh membaca terlebih dahulum bahan materi yang dipelajari, guru menanyakan point-point materi yang ingin dibahas 😊

    BalasHapus
  17. Benar sekali guru harus mempunyai strategi agar peserta didik termotivasi aktif dalam pembelajaran

    BalasHapus
  18. selain dari problematika yg di hadapi ibu dian di atas,ketidaksiapan guru menerapkan metode pembelajaran pada kurikulum 2013 yang menyebabkan beban juga tertumpu pada siswa sehingga menghabiskan waktu siswa di sekolah dan di luar sekolah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ibu metode pembelajaran harus di buat menyenangkan sehingga peserta didik termotivasi untuk mengikuti pembelajaran saat itu

      Hapus
  19. Setuju dengan pendapat ibu rika, kita wajib memiliki jurnal harian dan yang dituliskan dalam penilaian adalah siswa menonjol dalam artian 3 sampai 5 orang siswa yang berperilaku seperti yang diharapkan dan 3 sampai 5 yang berperilaku bertolak belakang selebihnya dinyatakan bersikap atau berperilaku baik ini digunakan jika siswanya 20 orang atau lebih dana diakhiri tema perilaku ini direkap

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih pak atas saran dan penjelasannya, sangat bermanfaat

      Hapus
  20. ass, menurut saya dalam penilaian sikap bisa kita lakukan setiap kali pertemuan dengan membuat jurnal dan penilaian sikap dinilai tidak dengan menggunakan angka angka. dalam k13 guru disini dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam segi apapun karena guru dsni berperan sebagai manusia pembelajar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walaikumsalam, benar pak penilaian sikap bukan berupa angka. Guru harus membuat jurnal harian penilaian sikap

      Hapus
  21. Memang problem terbesar adalah dalam sistim penilaian pada kurtilas ini,terlalu bnyk yg harus d laksanakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar pak penilaian dalam kurikulum 2013 cukup rumit karena banyak yang harus di nilai. Guru harus membuat jurnal penilaian sikap peserta didik

      Hapus
  22. Sistem penilaian jgn dijadikan masalah,jika kita terbentur masalah penilaian kita bisa minta bimbingan pd kepsek dan pengawas sekolah.Kita juga bisa melakukan diklat mini memanggil guru yg telah diberi pelatihan agar mau berbagi ilmu dg kita

    BalasHapus
  23. Benar ibu guru perlu bimbingan dalam penilaian dengan adanya kegiatan KKG diharapkan sedikit demi sedikit guru dapat memahami dalam membuat penilaian dalam kurikulum 2013

    BalasHapus
  24. Intinya penilaian autentik adalah penilaian kinerja, portofolio, dan penilaian proyek.

    BalasHapus
  25. Benar pak guru harus membuat jurnal penilaian sikap

    BalasHapus

Posting Komentar